Upaya
Konservasi Alam yang Berbasis pada Sustainable
Development di Perum Jasa Tirta I Sub Divisi Jasa Asa IV/I Madiun
Pada
saat ini kerusakan alam menjadikan kehidupan dan penghidupan manusia serta
ekosistemnya terancam. Rusaknya ekosistem alam mengakibatkan nilai guna pada
alam tidak berfungsi dengan baik. Sebagai konsekuensi dari hal itu adalah
terganggunya fungsi lingkungan hidup. Oleh karena itu, untuk menjawab tantangan
tersebut diperlukan upaya yang nyata dan tepat sasaran salah satunya adalah
dengan konservasi alam. Karena dengan konservasi alam kita dapat melindungi,
melestarikan dan menjadikan pemanfaatan ekosistem alam dapat dilakukan secara
berkelanjutan.
Seperti
kutipan dalam Karya Ilmiah yang ditulis oleh Amelia, Purba ed. (2002: 18-20) dimana terdapat lima prinsip utama dalam
pembangunan berkelanjutan yakni (1) keadilan antar generasi; (2) keadilan dalam
satu generasi; (3) pencegahan dini; (4) perlindungan keanekaragaman hayati; dan
(5) internalisasi biaya lingkungan dan mekanisme insentif. Kelima prinsip di
atas, mengandung makna bahwa pembangunan seharusnya memberikan jaminan keserasian,
keselarasan dan keseimbangan dengan daya dukung lingkungan. Oleh karena itu,
daya dukung lingkungan yang ada di wilayah konservasi alam seharusnya tetap
terpelihara dan terjaga baik sehingga dapat dimanfaatkan secara terprogram dan
lestari bagi kesejahteraan generasi mendatang.
Guna
mendukung upaya tersebut Perum Jasa Tirta I sebagai BUMN yang diberi amanat
untuk melakukan Konservasi Sumber Daya Air sesuai dengan UU No.46 Tahun 2010,
memiliki peran untuk menunjang upaya pelestarian alam pada umumnya dan
konservasi air pada khususnya dengan prinsip Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable
Development). Salah satu upaya nyata yang telah dilakukan guna mendukung hal
tersebut adalah dengan melakukan kerjasama pelestarian alam seperti yang telah
dilaksanakan oleh Perum Jasa Tirta I Divisi IV/I Madiun yang menjalin kerjasama
dengan Universitas Merdeka Madiun. Program kerjasama yang telah dilakukan oleh
kedua belah pihak telah secara resmi berjalan dengan diadakannya seremonial
pada tanggal 10 Februari 2016 yang dihadiri oleh Rektor Unmer Madiun Dr. Ir.
Rahmanta Setiahadi, M.P serta Perwakilan dari Perum Jasa Tirta I yaitu Leda
Kiswanto dan Sidik Suparto.
Adapun
bentuk dari kerjasama tersebut diwujudkan dengan penanaman bibit pohon langka
seperti Pohon Matoa, Sawo Kecik, Sukun. Selain penanaman bibit pohon langka
kerjasama ini juga berorientasi pada penerapan Teknologi Lubang Resapan Biopori
yang memiliki beberapa manfaat yaitu 1) meningkatkan daya resapan air 2)
mengubah sampah organik menjadi kompos dan mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2
dan Metan) serta 3) memanfaatkan peran aktivitas fauna tanah dan akar tanaman
dan mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh genangan air seperti penyakit Demam
Berdarah dan Malaria.
Kerjasama
yang dilakukan oleh kedua institusi tersebut selain sebagai perwujudan nyata
dari upaya untuk melakukan konservasi alam, juga memiliki tujuan lain yaitu
untuk memberikan sarana edukasi. Peran dari sarana edukasi ini juga tidak kalah
pentingnya dengan upaya konservasi alam itu sendiri karena dengan adanya sarana
edukasi ini fungsi Sustainable
Development dapat berjalan melalui transfer pengetahuan sehingga generasi
mendatang dapat belajar tentang signifikansi upaya konservasi alam bagi
kemaslahatan umum secara umum dan lingkungan kampus Unmer Madiun pada khususnya
serta diharapkan untuk kedepannya kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang
sesuai dengan tujuan awal dimana kerjasama ini dilakukan oleh kedua institusi. Benang merah dari hal ini adalah pentingnya konservasi alam yang berbasis pada pembangunan berkelanjutan karena hal tersebut dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang kelestarian alam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar